Categories
Seni Sastra

Fakta Sapardi Djoko Damono, Sastrawan Besar

Dunia seni Tanah Air belum lama ini kembali berduka. Sastrawan senior yaitu Sapardi Djoko Damono menghembuskan (19/7) nafas terakhirnya yaitu pada Minggu (19/7) sekitar pukul 09.17 WIB. Kabar ini nantinya akan disampaikan oleh sejumlah tokoh melalui akun media sosial. Sang maestro meninggal dunia di Rumah Sakit Eka Hospital yang ada di BSD, Tangerang Selatan. Sapardi Djoko Damono dikenal sebagai seorang akademisi sekaligus juga seorang sastrawan besar Indonesia.

Ia telah berhasil menghasilkan berbagai macam karya dan memperoleh banyak sekali penghargaan atas perannya di dalam bidang sastra dan aktif yaitu sejak tahun 1950 hingga sampai sekarang. Karyanya tidak hanya sajak dan juga berbagai macam puisis, melainkan juga berbagai esai dan juga berbagai cerita pendek. Sejumlah puisinya mendapatkan sebuah apresiasi luar biasa, bahkan diangkat ke dalam bentuk seni lainnya, seperti musikalisasi.

Fakta Sapardi Djoko Damono, Sastrawan Besar

Sapardi lahir pada tahun 1940 yang artinya dirinya lahir pada saat Indonesia belum dalam keadaan merdeka. Maka dari itu saat masa kecil Sapardi jauh dari kata bahagia dan juga aman. Di usianya yang masih belia Sapardi kemudian harus memakan dengan bubur nasi seadanya buatan sang ibunda yaitu kali sehari. Padahal anak usia 2-3 tahun setidaknya memerlukan kalori yaitu sebesar 1000-1400 per harinya.

Namun bubur nasi yang diketahui hanya memiliki 72 kalori, artinya Sapardi tidak masuk ke dalam golongan anak sehat secara medis. Puisi berjudul Hujan Bulan Juni pada (1994) merupakan salah satu dari mahakaryanya yang begitu terkenal. Sapardi diketahui meninggal dunia karena komplikasi sebuah penyakit. Dirinya dimakamkan di Taman Pemakaman Giritama, Bogor. Berikut ini adalah beberapa fakta tentang Sapardi Djoko Damono yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Masa kecil

Sapardi Djoko Damono dirinya lahir di Solo, Jawa Tengah pada 20 Maret 1940 dari pasangan Sadyoko dan juga Sapariah. Dirinya merupakan anak tertua dari dua bersaudara. Sapardi kemudian menempuh pendidikan di Solo hingga dirinya menginjak bangku SMA. Kemudian ia mengambil jurusan Sastra Inggris dan masuk ke Universitas Gadjah Mada (UGM) dan meraih gelarnya yaitu pada 1964. Lulus dari UGM, ia melanjutkan pendidikan non gelar yaitu University of Hawaii.

2. Karir di bidang pendidikan

Selepas kuliah, Sapardi juga pernah menjadi seorang dosen tetap Ketua Jurusan Bahasa Inggris di IKIP Malang Cabang Madiun pada tahun 1964-1968. Tahun 1973, Sapardi kemudian pindah dari Semarang ke Jakarta dan kemudian menjadi seorang direktur pelaksana dalam Yayasan Indonesia yang menerbitkan majalah sastra Horison.

Sejak tahun 1974, ia telah berhasil mengajar di Fakultas Sastra-Budaya Universitas Diponegoro. Sapardi juga pernah menjabat sebagai seorang dekan FIB UI periode 1995-1999 dan menjadi seorang guru besar di Fakultas Sastra, Universitas Indonesia Jurusan Sastra Indonesia. Dirinya juga pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan III, Fakultas Sastra di Universitas Indonesia tahun 1979-1982, lalu kemudian diangkat sebagai Pembantu Dekan I pada 1982-1996 dan pada akhirnya menjabat sebagai Dekan pada tahun 1996-1999 di fakultas dan universitas yang sama. Tahun 2005 Sapardi kemudian memasuki masa pensiun sebagai guru besar di Fakultas Ilmu Budaya.

3. Aktif di lembaga

Selain dirinya mengajar sebagai seorang dosen, Sapardi Djoko Damono juga sangat aktif di berbagai lembaga seni sastra. Ia juga pernah menjadi seorang Direktur Pelaksana Yayasan Indonesia dalam redaksi majalah sastra Horison pada tahun (1973), Sekretaris Yayasan Dokumentasi Sastra HB Jassin tahun (1975), anggota Dewan Kesenian, dan juga anggota Badan Pertimbangan Perbukuan di Balai Pustaka Jakarta.

Tahun 1986, Sapardi kemudian mendirikan sebuah organisasi profesi kesastraan di Indonesia dengan nama Himpunan Sarjana-Kesusastraan di Indonesia atau Hiski. Selama tiga periode, Sapardi juga berhasil terpilih sebagai Ketua Umum Hiski Pusat. Sapardi juga tercatat sebagai salah satu anggota Himpunan Pembina Bahasa Indonesia (HPBI) dan juga merupakan anggota Koninklijk Instituut vor Taal Land-en Volkenkunde (KITLV).

Tidak hanya aktif di dunia sastra Indonesia saja, Sapardi Djoko Damono juga sering menghadiri berbagai macam pertemuan internasional, seperti Translation Workshop dan juga Poetry International di Rotterdam, Belanda dan Seminar on Literature and Social Exchange in Asia yang diadakan di Australia National University Canberra.

4. Karya sastra

Di Dalam dunia sastra Indonesia, Sapardi Djoko Damono namanya mempunyai sebuah peran yang sangat penting. Sapardi masuk ke dalam kelompok pengarang angkatan 1870 an. Puisi Sapardi dikagumi karena banyak kesamaan dengan yang ada di dalam persajakan Barat.

Beberapa karyanya yang juga telah dibuat antara lain, Duka-Mu Abadi 1969, Perahu Kertas (1983),Sihir Hujan (1984), Mata Pisau (1974), Hujan Bulan Juni (1994), dan Arloji (1998). Serta Mata Jendela (2000), Ayat-ayat Api (2000), Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro (2003), kumpulan cerpen dengan judul Pengarang Telah Mati (2001), dan kumpulan sajak Kolam tahun (2009).

5. Penghargaan karya

Atas berbagai perannya dan karya-karyanya di dunia sastra Indonesia, Sapardi Djoko Damono pernah memperoleh sederet penghargaan dan juga hadiah dalam bidang sastra. Diantaranya seperti puisi berjudul “Balada Matinya Seorang Pemberontak tahun (1963), Dewan Kesenian Jakarta atas bukunya yang berjudul Perahu Kertas (1984), Puisi-Puisi Putera II untuk bukunya yaitu Sihir Hujan dari Malaysia (1983), Mendapat Anugerah Seni dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1990), SEA Write Award (Hadiah Sastra Asean) dari Thailand (1986 dan juga masih banyak lagi.

6. Mengembangkan Segala Kelebihan

Sapardi balita juga mulai tinggal bersama kakeknya yang merupakan abdi dalem dari Keraton Kasunan. Kakaknya juga pandai membuat dan memainkan berbagai macam wayang kulit. Namun Saat usia Sapardi 3 tahun, ayah dan ibunya menyewa sebuah rumah di kampung Dhawung dan mengikutsertakan Sapardi untuk kemudian pindah juga. Sapardi menempuh pendidikan awalnya di Sekolah Rakyat Kasatrian yang berisikan anak laki-laki.

Pendidikan seni yang ia dapat adalah menabuh gamelan dan juga menari jawa. Bakat seni yang tertanam dari sang kakek kemudian mengalir ke raga Sapardi yang gemar dengan dunia seni budaya. Setelah itu sapardi kemudian meneruskan pendidikannya di SMP Negeri 2 Surakarta, disana mulailah Sapardi menemukan jati dirinya bahwa sastra adalah dunia yang nantinya harus dituju.

Pada masa itu juga, Sapardi aktif mengirimkan ceritanya ke majalah anak berbahasa jawa dan pada saat itu tulisannya sempat ditolak semata-mata karena tulisannya di anggap tidak masuk akal, padahal Sapardi saat itu menulis sebuah kisah nonfiksi. Dari situlah sapardi kemudian mulai berpikir untuk menulis sebuah hal berbau fiksi.

Pada tahun 1955 Sapardi lulus dari bangku SMP dan kemudian melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri 2 Surakarta, Sapardi aktif menulis puisi pada saat dirinya duduk di bangku kelas 2 SMA, dan puisinya dipublikasikan di majalah-majalah budaya sastra dan dari situlah awal dirinya menjadi seorang sastrawan hebat.

Demikian itulah beberapa fakta tentang Sapardi Djoko Damono seorang sastrawan besar Indonesia. Walaupun kini Sapardi Djoko Damono telah tiada, namun karya-karya indahnya masih sering dilantunkan oleh banyak orang. Semoga kisah dari Sapardi Djoko Damono ini dapat menginspirasi banyak anak muda Indonesia yang tertarik di bidang sastra.

Categories
Seni Sastra

Berbagai Fakta Unik Tentang Buku & Karya Sastra

Semuanya pasti tahu, membaca sebuah buku mempunyai banyak sekali manfaat. Membaca buku menjadi sebuah kegiatan yang bisa membuat kita nantinya mendapatkan berbagai pengetahuan yang baru. Sebuah penelitian yang juga telah dilakukan di Kingston University di London, Inggris membuktikan jika nantinya seseorang gemar membaca buku, maka akan membuat seseorang tersebut dapat mempunyai sebuah perilaku yang baik.

Berbagai Fakta Unik Tentang Buku & Karya Sastra

Dari penelitian tersebut juga ditemukan jika orang yang suka membaca buku nantinya akan mempunyai sebuah rasa empati yang cukup besar dari pada mereka yang lebih suka menonton televisi. Selain sebuah kebiasaan dalam membaca buku, pilihan buku yang yang nantinya akan di baca juga bisa menunjukkan sebuah sikap yang berbeda-beda.

Contohnya, orang yang gemar membaca sebuah buku fiksi akan punya sebuah perilaku sosial yang nantinya bisa lebih positif, sedangkan untuk mereka yang suka membaca novel mempunyai sebuah sikap atau mempunyai sebuah rasa empati yang lebih tinggi. Selain itu, ternyata buku juga punya banyak fakta unik lainnya. Dalam artikel kali ini akan dibahas beberapa fakta tentang buku dan juga karya sastra.

Karya sastra pertama

Ditemukannya sebuah puisi yang diduga sebagai sebuah karya sastra paling awal yang pernah diciptakan. Puisi ini berjudul Epic of Gilgamesh” dan menjadi puisi pertama yang berasal dari zaman Mesopotamia kuno. Karena pada saat itu belum adanya buku ataupun juga kertas, puisi tersebut ditulis pada 12 buah batu yang berbentuk seperti halnya tablet. Saat ini karya sastra pertama yang diciptakan tersebut sudah bisa dibaca secara online.

Buku terbitan pertama

Buku pertama kali telah diterbitkan yaitu pada tahun 1453 dan buku tersebut pertama kali diterbitkan yaitu pada tahun 1453 dan buku tersebut adalah Alkitab Gutenberg. Buku ini dicetak sendiri oleh sang penemu mesin cetak bernama Johannes Gensfleisch zur Laden zum Gutenberg. Karena sudah berhasil mencetak sebuah buku untuk pertama kalinya, keberhasilan pak Gutenberg ini menjadi sebuah titik awal pencetakan buku yang ada di dunia.

Ada berapa banyak buku?

Setiap tahunnya, ternyata diperkirakan ada sekitar 7555.755 buku baru yang telah berhasil dicetak dan pada pertengahan tahun 2017, kira-kira lebih dari 130 juta buku cetak di dunia ini.

Buku terbesar yang pernah ada

Ukuran buku umumnya sangat beragam, mulai dari yang berukuran kecil hingga buku yang berukuran besar. Ternyata di Mandalay, Myanmar sendiri tepatnya di Burma di Pagoda Kuthodaw menyimpan berbagai buku terbesar yang pernah ada di dunia.

Tapi buku terbesar yang ada di Pagoda Kuthodaw ini tidak terbuat dari sebuah kertas, melainkan dari tablet yang terbuat dari sebuah batu marmer. Di tempat ini diketahui terdapat koleksi buku yang terdiri dari 729 batu marmer yang berisi kan teks atau tulisan yang ditulis menggunakan tinta emas dan kemudian dihiasi dengan berbagai batu berharga seperti halnya berlian dan ruby.

Buku kertas terbesar

Jika di Pagoda Kuthodaw terdapat sebuah buku yang terbuat dari sebuah lempengan batu marmer, maka di Dubai Uni Emirat Arab ada sebuah buku terbesar yang terbuat dengan menggunakan kertas. Buku ini berjudul “This the Prophet Muhamed” yang dibuat oleh sebuah Kelompok Internasional Mshahed dan juga merupakan sebuah buku yang diresmikan pada bulan Februari 2012.

Ukuran buku ini sendiri mencapai lebar lima meter dengan panjang yaitu lebih dari delapan meter dan terdiri dari 429 halaman. Dan buku ini juga ternyata sangat berat, karena mencapai lebih dari 1000 kilogram.

Buku paling tebal yang pernah diterbitkan

Sebagai orang yang gemar membaca buku, berapa umumnya buku yang paling tebal yang pernah anda baca? Ternyata Ada sebuah buku paling tebal yang pernah diterbitkan, dan buku tersebut juga disebut sebagai buku paling tebal karena terdiri dari 4.032 halaman!

Buku ini berjudul “The Complete Miss Marple” yaitu sebuah buku yang berisi 20 cerita pendek dan 12 novel misteri yang ditulis oleh seorang penulis novel misteri, Agatha Christie. The Complete Miss Marple bercerita tentang seorang wanita yang bernama Miss Marple yang berhasil menyelesaikan berbagai macam kasus kejahatan.

Bau buku tua bisa menentukan usianya

Buku sendiri terbuat dari kayu batang pohon dan dapat terjadinya sebuah reaksi kimia dari berbagai zat-zat yang terdapat di dalam kayu tersebut. Reaksi tersebut nantinya tidak hanya mengubah warna kertasnya saja, akan tetapi akan membuat munculnya sebuah bau buku lama yang khas. Bau khas dari buku tua tersebut nantinya bisa membantu peneliti untuk dapat mengukur berapa usia buku tersebut.

Bibliosmia

Jika melihat kalimat bibliosmia pastinya anda akan langsung teringat dengan istilah bibliofilia, bukan? Bibliomania sendiri adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah aroma khas buku yang sering kita cium. Beberapa orang bahkan merasa jika bibliomania adalah bagian penting dari sebuah pengalaman membaca buku fisik, yang nantinya tidak akan dapat ditemukan ketika membaca dalam e-book.

Penulis novel distopia yang sangat terkenal Fahrenheit 451, Ray Bradbury, bahkan pernah berkata bahwa, tidak ada masa depan untuk e-book karena ‘itu’ karna bukanlah buku; karena e-book berbau seperti bensin yang terbakar.” Sebuah survei yang juga pernah dilakukan pada tahun 2015 oleh For Reading Addicts di Inggris menyimpulkan jika hanya 10% responden yang lebih menyukai e-book dibandingkan buku biasa, sementara 71% responden bahkan tidak pernah menggunakan e-book pada seumur hidupnya.

Menurut sebuah penelitian, bau yang sering dikaitkan dengan buku-buku fisik disebabkan oleh penguraian dari sebuah senyawa kimiawi di dalam sebuah kertas. Oleh karena itu, buku baru dan buku juga buku lama memiliki bau yang berbeda dan juga sangat khas. Bagi sebagian orang, setiap buku memiliki baunya sendiri, yang menunjukkan keaslian dan juga ciri khas kertas atau percetakan tertentu.

Buku paling populer

Alkitab adalah sebuah buku terlaris sepanjang masa, meskipun jumlah pastinya hingga kini belum dapat terhitung. Namun, sebuah survei yang juga pernah diadakan oleh Bible Society mengatakan bahwa lebih dari 2,5 miliar kopi Alkitab sudah berhasil terjual di antara tahun 1815 dan 1975.

Tentunya, jumlah ini terus berlipat ganda sejak itu. Jumlah ini sangat fantastis, mengingat Alkitab sendiri dimana pertama kali diterbitkan yaitu tahun 1450-an. Bandingkan dengan seri Harry Potter yang pertama kali diterbitkan di tahun 1997, di mana pada Januari 2020 seri tersebut telah berhasil terjual lebih dari 500 juta kopi.

Alkitab mungkin dilarang di 52 negara, walau hal begitu tidak menghentikannya untuk menjadi salah satu buku paling populer sepanjang masa. Sedangkan untuk buku Harry Potter tetap menjadi salah satu novel yang paling dilarang di Amerika karena berkaitan dengan berbagai referensi sihir, mantra dan juga kutukan, yang tentunya bertentangan dengan berbagai kebijakan Gereja Katolik yang ada disana.

Demikian itulah beberapa fakta menarik tentang buku dan juga tentang karya sastra yang masih belum diketahui banyak orang. Buku sendiri di dalam kehidupan manusia adalah sumber ilmu pengetahuan yang sangat penting. Sehingga berbagai buku dan juga karya sastra mempunyai dampak bagi kehidupan manusia.

Categories
Seni Sastra

Jenis Buku yang Paling Diburu Milenial

Pemerintah Indonesia menetapkan bahwa pada tanggal 17 Mei adalah sebagai hari Buku Nasional sejak tahun 2002 lalu. Penetapan ini dilakukan untuk dapat meningkatkan minat masyarakat Indonesia akan pentingnya membaca buku bagi dirinya sendiri dan orang lain.

Dengan membaca maka nantinya akan banyak pengetahuan yang juga akan didapatkan dan juga pemikiran yang nantinya menjadi lebih luas. Dengan sbobet login tujuan ini pula akan banyak orang tua yang sejak kecil selalu mengajari anaknya untuk membaca. Selain itu anak juga akan tumbuh menjadi pribadi yang selalu ditekankan untuk rajin belajar dan membaca.

Jenis Buku yang Paling Diburu Milenial

Akan tetapi saat ini, tahukah anda jika minat baca dari kaum milenial sudah semakin menurun di Indonesia. Hal ini terlihat dari penjualan buku yang ada di toko-toko buku yang sepi-sepi saja. Bahkan pada saat ada diskon buku juga tidak dapat menarik minat pembaca yang cukup banyak di Indonesia.

Jenis buku juga terbagi ke dalam beberapa jenis yang sesuai dengan usia masing-masing dari pembaca. Seperti orang tua yang akan lebih menyukai sebuah buku literasi dan anak anak kecil yang umumnya lebih menyukai buku-buku gambar ataupun komik. Lalu bagaimanakah dengan kaum milenial ? Dari beberapa penelusuran setidaknya ada 5 buku yang juga disenangi oleh kaum millenials.

Novel

Sepertinya hampir semua kaum milenial menyukai novel sebagai sebuah bahan bacaannya disaat mengisi waktu luang. Dari 3 remaja yang telah temui, semuanya yang mengatakan mereka sangat menyukai novel dibandingkan dengan beberapa buku pelajaran maupun buku literasi. Yang membedakan hanya dari jenis atau genre novel yang dibaca.

Ada yang menyukai genre romantis, horor dan juga fiksi seperti halnya Novel seri Harry Potter dan juga Novel seri Twilight.
Tapi banyak juga milenial yang menyukai novel humor yang hingga seperti saat ini yang masih banyak mengeluarkan buku barunya. Bahkan penulis novel humor seperti halnya Raditya Dika mempunyai banyak penggemar karena karyanya sendiri yang mampu mengocok perut.

Komik

Kalau yang satu itu adalah sebuah bacaan wajib bagi kaum milenial. Hampir semua milenial pastinya sangat gemar membaca komik. Selain karena ceritanya yang sesuai dengan anak muda saat ini, bahasa komik juga sudah lebih ringan. Bahkan dairi kecil sudah banyak yang rajin membeli dan juga membaca komik. Apalagi komik yang memiliki seri yang panjang seperti conan. Hingga saat ini komik terus berkembang, namun yang tetap menjadi favorit masih cerita kartun dan misteri seperti halnya detektif conan.

Buku Sastra

Tak melulu sebuah buku santai dengan isi cerita romantis dan humoris. Ternyata banyak sekarang ini kaum milenial yang menyukai berbagai buku sastra. Menurut survei yang dilakukan dari beberapa anak muda salah satunya memilih untuk membaca buku sastra dibandingkan membaca novel dan komik.

Buku sastra yang juga dinilai mampu memberikan berbagai macam manfaat, seperti memperkaya diksi dalam bahasa, tetapi juga bisa belajar banyak hal seperti sejarah, budaya, seni, hingga politik. Hal tersebut dikarenakan sastra dapat mendorong pembaca untuk mengasah kreatifitas, memperkaya imajinasi pembaca, berpikiran kritis, memperluas pandangan, sekaligus juga berbudaya. Buku sastra yang sekarang ini paling diminati yaitu buku yang ditulis oleh penulis Dee Lestari yang karyanya terkenal dan mampu memikat banyak pembaca.

Buku Puisi

Buku puisi juga ternyata masih sangat disukai oleh para kaum milenial baik wanita maupun juga pria. Buku puisi juga dinilai bisa memberikan ketenangan pada saat membacanya, dan bagi pria bisa dijadikan sebagai sebuah bahan untuk mendekati sang gebetan.

Buku Masak

Pasti tidak ada yang menyangka jika buku memasak adalah buku yang ternyata banyak disukai oleh kaum milenial terutama untuk kaum perempuan. Kenapa? Karena kaum milenial saat ini sudah dalam usia beranjak dewasa sehingga banyak yang senang memasak. Menurut survey diketahui jika kamu milenial yang perempuan senang membaca buku memasak. Biasanya saat mendatangi toko-toko buku yang pertama yang akan dilihat adalah bagian dari buku masak. Ini menandakan bahwa buku masak di gemari oleh kaum milenial.

Kemampuan memahami sebuah literasi yang terasah khususnya bagi para generasi milenial kelak akan menghasilkan sebuah jejak digital yang bermanfaat. Hal penting dari membaca bagi kaum milenial juga seperti :

Dampak Sosial dari Literasi yang Buruk

Ketika ada seseorang yang memiliki sebuah kesulitan dalam membaca, maka nantinya akan terasa dampaknya tersebut di dalam kehidupan sosial. Misalnya saja terdapat seorang anak yang kesulitan membaca, maka biasanya mereka tidak akan percaya diri dan merasakan beberapa emosi seperti malu, takut dan juga merasa minder.

Contoh lainnya adalah, ketika terdapat siswa yang tidak pernah paham maka pentingnya sebuah literasi. Mereka yang nantinya yang kesulitan membaca akan merasa terkucil secara akademis, dan kemudian memilih untuk menjauh dari tanggung jawab sosial (contoh seperti : tidak nyaman atau tidak suka bergabung dengan sebuah komunitas atau perkumpulan yang ada di sekitarnya).

Mantan Presiden Asosiasi Literasi Internasional, Bernadette Dwyer dirinya berkata bahwa Literasi menembus banyak aspek kehidupan. Membentuk diri secara mendasar bagaimana cara untuk belajar, bekerja, dan juga berkehidupan sosial.

Literasi adalah sebuah sumber informasi pada saat pengambilan sebuah keputusan, pemberdayaan diri, juga keterlibatan di masyarakat. Karena sebuah komunikasi dan juga sebuah keterbatasan koneksi adalah dasar tentang siapa diri kita dan bagaimana kita tinggal bersama serta melakukan sebuah interaksi di dunia.

Beberapa kesulitan dan masalah yang juga terjadi yaitu adalah seseorang akan sulit memahami tentang hak-hak dirinya sendiri seperti halnya : menyuarakan sebuah pendapat politik, mencari kerja, membayar sebuah tagihan pajak, dan juga bahkan untuk mengamankan harta pribadinya tersebut.

Hal-hal yang memang terlihat kecil seperti menggunakan bentuk spiral yang semakin lama semakin membesar sehingga dampaknya tentu akan semakin terasa oleh generasi mendatang dan juga masyarakat sekitar. Buta huruf nantinya akan sangat mempengaruhi peluang individu untuk berpartisipasi secara penuh dalam masyarakat demokratis.

Dampak Multigenerasi

Hubungan antara pengasuhan orang tua yang ada di dalam bidang hal pendidikan dan literasi juga sudah banyak dijadikan sebuah penelitian. Salah satunya adalah sebuah riset dari Departemen Pendidikan Amerika Serikat yang menemukan bahwa, anak-anak yang membaca minimal tiga kali per minggu memiliki sebuah kemungkinan hampir dua kali lipat untuk mendapat sebuah nilai 25% teratas dibanding kan dengan anak yang membaca kurang dalam tiga kali seminggu.

Demikian itulah beberapa jenis karya sastra yang paling diminati oleh kaum milenial yang ada saat ini. Beberapa karya sastra juga dapat meningkatkan minat milenial. Tentunya kita sebagai milenial harus mempunyai semangat untuk membaca.

Categories
Seni Sastra

Pahami Jenis-Jenis Seni Sastra Yang Ada

Sebagian ada yang sudah paham ada juga yang belum paham dengan Seni Sastra ini sendiri. Dimana, Seni Sastra ini menjadi sebuah seni yang memang menjadikan adanya bahasa sebagai media yang bisa diartikan sebagai cabang seni yang didalmnya ini berisikan segala bentuk baik secara Lisan maupun dalam bentuk tulisan juga. Didalamnya sendiri terdapat sebuah unsur keindahan, lalu imajinatif dari sebuah hasil karya seseorang yang memang memiliki sebuah hasil yang memang bisa dinikmati nantinya. Dalam seni sastra ini juga kita pasti akan diperkenlakn dengan berbagai macam unsur seni sastra dan memiliki beberapa jenis pengelompokan dari seni sastra itu sendiri.

Untuk di awalan kalian pasti mengetahui adanya Sastra Seni ini sebagai bentuk cerita saja. Namun dari adanya sebuah perkembangan Seni Sastra ini berkembang dengan baik kedalam pengelompokkan yang ada. Dan dari sini pun mengenai pengertian Seni Sastra itu sendiri diambil dari sebuah pengelompokkan itu sendiri.

Bagi kalian yang memang ingin mengetahui mengenai jenis Seni Sastra ini sendiri, maka kalian bisa langsung lihat selengkapnya melalui artikel yang satu ini.

JENIS SASTRA DALAM 3 BENTUK YANG ADA

# Jenis Prosa

Dimana ini menjadi seuah bentuk seni yang memang bisa untuk kalian uraikan dengan menggunakan sebuah bahasa yang bebas serta lebih cenderung tidak ada keterikatan antara Iraa, Diksi, Kemerduan dari bunyi ataupun menyangkut dari sebuah pedoman yang ada. Prosa ini memang lebih menyangkut pada fakta ataupun ide seperti telah di khususkan untuk surat kabar, lalu sebuah amajalah, novel, Ensiklopedia, dan berbagai macam surat-surat yang ada di Seni Sastra ini sendiri.

Untuk Prosa sendiri masih terbagi lagi dalam beberapa jenis yang ada yakni : Naratif, Deskiptif, Eksposisi serta adanya Argumentasi. Jika melihat bentukannya akan terbagi menadi 2 yakni Roman dengan Novel.

# Jenis Puisi

Selanjutnya adalah Puisi, yang dimana ini menjadi sebuah karya Sastra yang nantinya bisa untuk di uraikan dengan menggunakan sebuah diksi ataupun kata-kata pilihan yang memang langsung dicirikan dengan adanya sebuah pembahasan yang memang padat namun memiliki keindahan tersendiri. Contohnya saja bisa Puisi dalam bentuk sajak yang ada, lalu bisa juga berupa pantun dan adanya juga seperti Balada

Dalam puisi ini sendiri juga di bagi langsung ke dalam beberapa unsur sepert :

~ Unsur Instrinsknya :

  • Terdapat Diksi : sebuah kata yang langsung dipilih oleh adanya seorang penyair di dalam menciptakan sebuah puisi. Kata ini sudah pasti mengungkapkan adanya sebuah keindahan dan juga perasaan.
  • Adanya Imaji : upaya dari adanya penyair yang dimaksudkan untuk membangkitkan adanya daya imajinasi atau khayal mengenai peristiwa yang sedang dialami langsung olehnya para si penyair sampai nanti si pembaca akan merasa sedih untuk bisa merasakan pesan tersebut.
  • Terdapat Majas : yakni adanya sebuah pengungkapan paa bahasa yang langsung dipilih dari adanya penyair yang ingin memperjelakan sebuah maksud dari adanya gambaran ataupun kiasan , lalu membuat sebuah kesegaran sampai pada menimbulkan adanya.
  • Memiliki Rima : yang dimana ni berarti persamaan pada bunyi di dalam puisis yang memiliki tujuan langsung dalam memperjelas adanya sebuah maksud yang langsung menimbulkan sebuah keputusan yang memanglah nayata.
  • Ditutup Dengan Irama : yang berarti adanya pergantian baik naik atau turun, lalu ada panjang pendeknya dari pengucapan bahasa pada puisi yang memang dilakukan secara teratur.

~Unsur Ekstrinstiknya :

Bisa langsung diambil contoh sebagai berikutĀ  = adanya pendidikan pengarang, lalu terdapat sejarah dari si pengarang, agama yang dimiliki oleh pengarang sampai padalatar belakang dari si pengarang. Didalamnya diisi lagi dengan Teknik Membacanya beserta Syarat dalam membaca puisinya.

  • Tekni Membaca = dimana harus adaya sebuah ucapan dan juga gerakan Wajar yang tidak harus kalian uat-buat serta ditambahi langsung dari pengucapan yang diharuskan jelas mengenai konotasinya.
  • Syarat dalam membaca puisi = disini kalian bisa dnegan cara memahami dari isi puisinya, lalu juga artikulasi dan intonasinya yang memanglah tepat. Mengerti dalam pemberian jeda pada tekanan perkata yang sangat penting dampai harus paham mengenai mengeja kata-kata dengan jelas dan tentu saja disertai adanya mimic yang sangat sesuai dengan apa yang nantinya kalian sampaikan.

# Jenis Drama

Jangan salah guys, disini Drama masuk kedalam sebuah seni sastra. Drama sendiri aalah sebuah sastra yang memang di lakukan dengan adanya bantuan penggunaan dari bahasa yang terbilang bebas dan juga panjang. Disini disajikannya dengan menggunakan sebuah dialog ataupun monolog ( perorangan ). Untuk drama sendiri memiliki 2 pengertian yang cukup berbeda seperti halnya Drama dalam bentuk Naskah dan juga yang langsung nantinya untuk di pentaskan.

Macam-Macam dari Drama yang ada :

  • Terbentuk Komedi = yakni sebuah cerita yang memang didalamnya langsung mengandung adanya humor atau candaan yang langsung menghibur bagi penikmatnya.
  • Terbentuknya Tragedi = untuk yang satu ini mengandung sebuah kesusahan yang memang dialami oleh beberapa tokoh yang ada di dalamnya.
  • Bentuk Tragedi Komedi = yang dimana ini menjadi sebuah cerita yang memang langsung mengandung sebuah kesusahan yang intinya akan di baluti dengan kelucuan yang silih berganti ada di dalam cerita tersebut.
  • Bentukan Opera atau Musical = kurang lebih ini menjadi drama yang langsung diiringi oleh sebuah music sebagai salahs atu pelengkap dari adanya pementasan dari seni itu snediri.

Melihat isi dari seni sastra ini ada 4 jenisnya :

  • Jenis Epik : untuk jenis yang satu ini masuk kedalam sebuah karangan yang memang sudah melukiskan sesuatu secara objektif yang memang tanpa adanya mengikuti pikiran dan juga perasaan pribadi dari si pengarang.
  • Jenis Lirik : untuk jenis karangan ini memang langsung berisikan pada curhatan perasaan dari si pengarang secara subjektif.
  • Jenis Didaktif : ini menjadi sebuah karya sastra yang memang memiliki sebuah isi yang memang sudah berisi pada pesan Moral, tata karma , agama serta beragai hal yang lainnya.
  • Jenis Dramatik : ini menjadi sebuah karya sastra yang memang memiliki sebuah isi yang langsung melukiskan adaya sebuah kejadian dengan memiliki gambaran yang memang berlebihan.

Melihat dari adanya sebuah sejarah, untuk seni sastra ini sendiri sudah terbagi langsung dari adanya Sastra Lama dengan Sstra Modern. Yang jelas dong di keduanya ini pasti memiliki perbedaan yang bisa langsung terbukti dari beberapa isinya tersebut.

Nah, kurang lebihnya itu tadi yang bisa mimin jelaskan mengenai Kesenian Sastra ini yang bisa kalian lihat berdasarkan dari isi si seni sastra yang langsung terbagi menjadi 3 pengelompokkan utama yang dimana bisa kalian kenali langsung jenisnya itu ada Prosa, Puisi sampai kepada Drama yang didalamnya juga masih terbagi atas beberapa unsur yang nyata guys.