Categories
Seni Sastra

Telisik Contoh Karya Sastra Kerajaaan Islam Masa Silam

Bagi kalian yang gemar mempelajari adanya dunia sejarah, maka kalian akan mengetahui bahwasannya di Indonesia ini memiliki banyak sekali kerajaan Islamnya. Terhitung sudah kerajaan ini hadir dari wilayah barat sampai pada wilayah timur. Dimana, pada kerajaan Islam yang berada di Barat paling terkenal ialah Kerajaan Pasai – Aceh yang kemudian pada bagian Timur terkenalnya dengan Kerajaan Ternate – Tidore.  

Dari adanya kerajaan Islam ini, sudah meninggalkan banyak sekali yang namanya Masjid, Bangunan Tua, serta tidak luput adanya beberapa karya seni contohnya sastra sampai saat ini masih melekat di kehidupan kalian sendiri.  

Pada peradaban Islam sendiri, paling terkenal dan mudah sekali kalian temui mengenai peninggalan sejarah dalam bentuk Arsitekturnya yang ada di bangunan Masjid, lalu adanya beberapa seni Pahat, seni lukis, sampai pada karya sastra yang tidak boleh kalian lupakan dan sebisa mungkin kalian pelajari.  

Kebetulan sekali pada artikel ini, kita akan membahas langsung mengenai adanya Karya Sastra Peninggalan Kerajaan Islam yang ada di Indonesia ini. Namun, sebelum masuk kedalam Inti pembahasannya. Lagi-lagi mimin mau kasih tahu ke kalian, agar lebih nyambung lagi maka kalian bisa cek artikel sebelum ini ya guys. Perbanyak ilmu di awal jauh lebih baik bukan ?…  

Kenangan Karya Sastra dari Zaman Kerajaan Islam  

Karya sastra ini sebenarnya sudah kalian ketahui saat kalian masih duduk di bangku sekolah dan juga sampai pada beberapa kegiatan kalian memungkinkan berdekatan dengan karya sastra ini. Kalau begitu, langsung saja ya guys Check Poin karya sastra yang ada pada Kerajaan Islam di Indonesia ini.  

1.1 Sastra Hikayat  

Mengenai sedikit pengertiannya, Hikayat sendiri menjadi salah satu bentukan dari prosa yang sudah berisikan langsung mengenai sebuah kisah, cerita , sejarah dari parah tokoh sampai dongeng. Dimana, memang akan menceritakan langsung mengenai adanya kehebatan dan juga kepahlawanan orang terdahulu dan juga bisa saja bercerita langsung mengenai sebuah keajaiban maupun kesaktian pada masa lampau.  

Hikayat sendiri banyak di pengaruhi oleh budaya Timur yakni Arab, Persia, serta negara India. Karyanya sendiri sudah berisikan mengenai keislaman untuk melakukan adanya dakwah ke masyarakat luas. Selain itu, disi dari hikayat ini bisa untuk mengajak kaum muslim menambahkan lagi kuatnya iman pada diri sendiri.  

Ciri yang bisa kalian ketahui dari adnaya Hikayat ini ialah : ceritanya bisa mengenai adanya tokoh pahlawan yang memang sudah berjuang langsung pada sebuah kedaulatan dari sebuah daerah yang ada. Setidaknya, ada beberapa contoh Hikayat yang bisa kalian ketahui. Semisal : 

~ Hikayat : Kerajaan Pasai  

Yang dimana hikayat ini sudah memiliki umur yang Tua, sekitaran 14 Masehi. Isinya, mengenai Merah Silu yang memiliki mimpi bertemu langsung dengan Nabi Muhammad. Dan di mimpinya tersebut, dirinya melakukan Syahadat dan kemudian menjadi seorang sulatn Pasai yang pertama dengan gelar yang di ketahuinya ialah Malik-Al Saleh.  

~ Hikayat : si Miskin  

Si Miskin atau terkenalnya dengan Hikayat Marakarma. Ceritanya sendiri langsung mengenai adanya Manakarma yang dulunya sudah lahir dengan keluarga yang Miskin. Namun, karena memiliki akhlak yang baik dari sinilah Manakarma bisa menjadi seorang Raja. Intinya dari Hikayat ini ialah, memberikan pesan Moral bagi diri kalian yang membaca kisah tersebut.  

1.2 Sastra Syair  

Mengenai Syair itu sendiri ialah salah satu media dalam penyebaran Islam, yang dimana didalamnya sendiri memiliki banyak sekali pengaruh. Selain daripada itu, tak hanya Nusantara saja namun, dalam wujud keseluruhan dunia pun Syair ini dapat menjadi sebuah Wasilah Dakwah bagi para Ulama Islamnya.  

Sedikitnya, di Indonesia sendiri juga memiliki adanya beberapa Syair yang memang sudah menjadi peninggalan pada masa Kerajaan Islam silam.  

~ Syair : Perahu  

Untuk syair ini menjadi syair yang terkenal dengan pencipta dari syairnya sendiri ialah seorang ulama bernama Hamzah Fansuri. Ulama ini sendiri tinggal di daerah Aceh saat masa pemerintahan dari Sulthan Alaiddin Riayat Syah Sayidil Mukamil silam. Mengenai isi dari Syairnya sendiri, sudah berisikan langsung pada banyaknya pengetahuan yang langsung mengenai adanya sebuah Adab maupun Akhlak.  

~ Syair : mengenai Perang Banjarmasin  

Syair ini sudah ada sejak abad ke 16M, yang dimana akan mengajarkan pada inti pokok ajaran dari Agama Islam. Akan tetapi, kalian nantinya akan menemui di beberapa bait pada Syair ini yang mengacu pada perdukungan ke negara Belanda atau negara Penjajah silam. Hal ini bisa kalian temui pada pembukaan dari syairnya yang langsung memberikan sebuah pujian ke pada Pemerintahan Belanda. Selain itu, di bait-bait selanjutnya muncul juga keterangan bahwa Pangeran Hidayatullah di mata Masyarakat sudah menjadi seorang Pahlawan Perjuangan. Walau sudah ada sejak abad ke 16, namun karya ini masih Anoname lho guys.  

1.3 Sastra Suluk  

Sudah tahu mengenai Suluk ini ?… dimana, Suluk sendiri menjadi karya sastra yang ada di Islam mengenai Tasawuf. Yang sudah pastinya berisikan langsung pada ke-Esaan dan juga keberadaan dari Allah SWT. Salah satu pelaku utamanya itu ialah Sunan Bonang, yang dimana Beliau kerap kali melakukan penggubahan sastra dan gubahan untuk pertama kalinya yang dilakukan oleh Beliau ialah mengenai Lembaran Daun Lontar.  

Pada karya sastra Suluk ini sendiri memiliki sebuah ciri Khas yang memang murni membahas langsung mengenai Tasawuf. Karya dari Sunan Bonang yang masih terkenal sampai saat ini dan pernah dinyanyikan oleh Opick ialah tembang dari Tombo Ati atau Obat Hati. 

1.4 Sastra Kitab  

Yang selanjutnya ialah Kitab. Dimana, karya ini menjadi salah satu karya satra yang sudah sangat terkenal sekali di kalangan masyarakat Islam. Dimana, Kitab memang menjadi peninggalan Kerajaan Islam yang snagat populer dan juga banyak jenisnya.  

Misalnya saja seperti Kitab : Manik Maya ( penulis Raden Mas Ngabei Ronggo – 1740 ), Sasanu Sunu ( penulis Raden Tumenggung Sastranegara – 1798 ), Nitisastra ( Anoname – abad ke 15M ).  

1.5 Sastra Babad  

Kurang lebih sama seperti Hikayat menceritakan adanya sebuah sejarah. Akan tetapi memiliki perbedaan yang di dalamnya sudah tercampurkan langsung dengan adanya penambahan Mitos dan juga diisi langsung oleh kepercayaan mistis Masyarakat yang ada.  

Sastra Babad yang cukup familiar di masyarakat ialah : 

~ Satra Babad : Tanah Jawi  

Ini menjadi karaya sastra yang cukup populer, dan sudah ada sejak tahun 1788 dengan penulisnya Carik Braja oleh perintah langsung Sunan Paku Buwono ke lll. Mengenai isinya si, langsung tertuju kepada sebuah silsilah raja pada zaman Mataram Hindu sampai apda Mataram Islam.  

~ Sastra Babad : Gianti  

Sastra ini sudah ada sejak tahun 1803 yang dimana, pada babad ini membahas mengenai adanya keadaan politik yang sudah terjadi di Pulau Jawa dari tahun 1741 sampai 1757 Masehi silam.  

Kesimpulannya si, sebisa mungkin kalian harus bisa melestarikan adanya karya sastra dari peninggalan Kerajaan Islam ini ya guys. Sedikitnya artikel ini , semoga bisa membantu menambahkan wawasan bagi kalian selaku para pembacanya yha.