Categories
Seni Sastra

5 Film yang Diadaptasi dari Karya Sastra Indonesia

Bagi kalian para pecinta film baik itu film lokal maupun film barat, pastinya tahu dong karya tersebut ada yang dibuat berdasarkan kisah nyata maupun berdasarkan novel atau karya sastra lainnya. pasalnya memang benar film layar lebar tak jarang langsung diadaptasi dari sumbernya yakni karya seni seperti: novel-karya prosa-sampai dengan lagu juga bisa lho dijadikan sebuah film yang sangat amat bagus. Salah satunya ada tuh lagu yang dinyanyikan oleh bunga Citra lestari yakni cinta kita sejati itu gabungan dari antara kisah nyata dengan hasil karya sebuah lagu. tentu saja untuk karya yang bisa dipilih dan digubah menjadi sebuah film umumnya sih yang laku di pasaran atau memakai karya dari penciptanya yang memang sudah terkenal.

Berikut ini akan kami beritahukan 5 film terbaik yang ternyata kisahnya itu diadaptasi langsung oleh karya seni sastra yang berasal dari Indonesia. Nah kira-kira dari 5 film ini apakah sudah ada yang kalian pernah tonton? jika belum kalian bisa mulai menontonnya dan menebak-nebak apakah ini adaptasi langsung dari sebuah karya sastra? Atau novel? Atau bisa juga diadaptasi dari sebuah prosa? Kami hanya bisa memberikan club bawah ini semua diadaptasi oleh para sastrawan ternama di tanah air.

Film Layar Lebar Berjudul Bumi Manusia

Nah untuk film yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kalian sebab, film dengan judul bumi manusia sudah diadaptasi langsung dari novel dengan judul yang sama oleh salah satu sastrawan legendaris yang berada di Indonesia kalian tahu siapakah orangnya? Ya siapa lagi kalau bukan bapak Pramoedya ananta Toer. Baik judul novel maupun judul film atas bumi manusia ini memang sudah menjadi buku pertama dari tetralogi buru yang ditulis oleh Pramoedya ketika dirinya itu sedang menjadi tahanan di pulau buru.sudah diterbitkan sejak tanggal 25 Agustus di tahun 1980 dan pada saat penerbitannya sempat terjadi konflik pelarangan untuk peredaran buku bumi manusia ini.

Mengenai filmnya sudah pasti digarap oleh Hanung Bramantyo sutradara yang mendapat kepercayaan untuk bisa menggarap film bumi manusia secara apik. sebagai seorang penggemar dari karyanya Pram yakni suami Zaskia Adya Mecca atau bapak Hanung Bramantyo menganggap kesempatan ini adalah mimpi yang benar-benar menjadi nyata. dirinya tidak pernah mengira akan mampu atau akan diberikan mandat untuk bisa menyutradarai film berjudul bumi manusia.

Di sini minke sebagai tokoh utama dalam judul bumi manusia diperankan oleh mantan boyband penyanyi cilik yakni Iqbal coboy junior atau Iqbal Ramadhan. Selain itu diisi oleh penampilan cantik mawar de Jong yang berperan sebagai anneliz, lalu ada juga nyai ontosoroh diperankan oleh shine Febrianti dan beberapa tokoh lainnya yakni masih termasuk aktor dan aktris ternama di Indonesia. film dari bumi manusia memiliki durasi 2 jam 52 menit atau kurang lebihnya 3 jam kurang 8 menit dan sudah tayang pada tanggal 15 Agustus tahun 2019.

Film Layar Lebar Berjudul Perburuan

Berbarengan dengan rilisnya film bumi manusia di mana sudah tayang bersamaan film yang diadaptasi dari karya sastra Indonesia yang berjudul perburuan di bioskop-bioskop seluruh daerah di Indonesia. Untuk filmnya sendiri bukan Hanung Bramantyo namun digarap oleh sutradara nama lainnya yakni Richard oh yang mana adaptasinya dari novel yang judulnya itu sama namun karyanya tetap dari Pramoedya ananta Toer dan telah diproduksi oleh Falcon pictures.

Film perburuan sendiri yang memiliki kisah mengenai hardo yang telah kembali ke kampung asalnya di daerah Blora, setelah dirinya melakukan aksi melarikan diri dan menanggalkan identitasnya sebagai anggota tentara PETA. nah diceritakan kedatangan dari hardo ini sudah tercium oleh nippon dan membuat dirinya di buru-buru terutama oleh Shidokan. seperti halnya film bumi manusia dimana untuk film perburuan ini juga dibintangi oleh para pelaku dunia akting ternama yang ada di Indonesia. Sebut saja mas ganteng Adipati dolken-mbak Ayushita dan lainnya.

Film Layar Lebar dengan Judul Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi

Kalau kalian membaca judulnya pasti langsung terpikirkan ini adalah genre dari film thriller ataupun horor Indonesia. untuk filmnya sendiri menjadi salah satu karya dari Seno gumira ajidarma yang langsung diadaptasi ke dalam bentuk film layar lebar nya. Nah judul dilarang menyanyi di kamar mandi menjadikan film tersebut langsung diangkat dari cerita pendek yang memiliki judul yang sama.

Film ini sudah pernah dirilis 2 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 18 Juli tahun 2019 dan menampilkan pemain Elvira Devinamira sebagai pemeran utama di dalam film tersebut. Di sini dirinya menghidupkan toko shopie seorang mahasiswa S2 yang tinggal sementara waktu di sebuah perkampungan lantaran sedang melakukan kegiatan penelitian mengenai tesisnya.

suara nyanyinya di kala membersihkan diri di kamar mandi umum membuat para bapak-bapak di kampung tersebut terlena dan melakukan permainan imajinasi.dalam hal ini juga menunjukkan prasangka serta kecemburuan di dalam hati para istri-istri mereka. Selain pemeran utama yakni Elvira Devinamira ada juga diisi oleh sejumlah aktor maupun aktris yakni David John schaap, ada bapakĀ  Mathias Muchus, ada juga Yayu Unru sampai dengan Poppy Azzahra mengisi film layar lebar tersebut.

Film Layar Lebar Hujan Bulan Juni

Kalau film yang satu ini bukan diambil langsung dari sebuah novel maupun lirik lagu, namun diambilnya dari puisi terkenal karya Sapardi Djoko damono dengan judulnya hujan bulan Juni. Sebelum benar-benar jadikan sebuah film lebih dulu hujan bulan Juni ini sudah menjadi lagu sampai dengan novel. novel yang tercipta ini nyatanya dari kumpulan puisi tersebut yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar yang patut untuk kalian tonton.

sama seperti film-film sebelumnya bahwa judulnya itu hujan bulan Juni yang juga sama seperti puisi maupun novel yang ada. Pemerannya ada mas Adipati Dolken, ada mbak-mbak cantik Velove Vexia yang dulu sering banget nih tayang di TV Indonesia lalu ada mas Surya Saputra sampai dengan koutaro kakimoto. film dengan judul hujan bulan Juni langsung disutradarai oleh hestu Saputra dan juga sudah dirilis kurang lebihnya 3 tahun yang lalu yakni pada tanggal 2 November di tahun 2017 kemarin.

film yang satu ini memiliki kisah mengenai sepasang kekasih yakni Pinkan dan juga Sarwono di mana, peran dari Pinkan sendiri menjadi dosen muda sastra Jepang di universitas Indonesia. pada suatu ketika ada sebuah kesempatan dirinya untuk belajar ke Jepang selama 2 tahun ( Pinkan ) dan di sini Sarwono nelangsa mendengar kabar bahwa dirinya akan ditinggal lama oleh sang kekasih. nah untuk kalian yang ingin tahu lebih lanjutnya bagaimana mengenai kisah ini, maka kalian bisa cek sendiri filmnya di beberapa situs live streaming nonton online

Film Layar Lebar Kapal Van Der Wijck

Film ini yang langsung diadaptasi dari novel judulnya juga kapal Van der wijck yakni karya dari haji Abdul Malik Karim Amrullah atau mungkin kalian lebih kenal dengan nama sapaan sebagai bapak Hamka. novel ini memiliki kisah mengenai sebuah hubungan cinta dari sepasang kekasih yang benar-benar terhalang oleh perbedaan latar belakang sosial di antara keduanya. Genre yang diambil adalah drama romantis dan film ini dibintangi oleh pemain yang cantik Yani Pevita Pearce dan juga Herjunot Ali, tidak ketinggalan di sini mas Reza Rahadian dan juga Randy danistha ikut adil dalam memerankan adegan di film tersebut. film ini telah disutradarai oleh Sunil Soraya yang sudah dirilis itu dari tanggal 19 Desember tahun 2013 atau kurang lebih 7 tahun yang lalu lah ya Film ini sudah rilis dan juga sudah berapa kali tayang di TV nasional Indonesia salah satunya sih sering banget di RCTI.

nah itu tadi kelima film layar lebar yang benar-benar diadaptasi dari karya sastra di Indonesia. dimana kalian harus benar-benar bangga sebab sastrawan Indonesia berhasil membuat sebuah tulisan atau sebuah karya yang digubah menjadi sebuah film yang mana, tersalurkan atas imajinasi dari para pembaca atau penonton nya.