Categories
Seni Sastra

Sastrawan Indonesia Yang Diakui Karyanya Oleh Dunia

Kearifan indonesia adalah hal yang sangat indah dan juga beragama membuat para sastrawan mengabadikannya dalam sebuah karya sastra mereka. Keindahan tersebut bahkan tidak hanya disukai oleh masyarakat indonesia saja. Bahkan dunia pun turut mengapresiasi keindahan karya tersebut, sebuah kearifan lokal yang hadir di karya sastra indonesia. Hal tersebut yang juga membuat sastrawan indonesia ini mendunia. Bahkan buku-buku yang mereka ciptakan pun sudah diterjemahkan ke bahasa asing.

Sastrawan Indonesia Yang Mendunia

Dalam artikel ini akan kita bahas tentang sastrawan indonesia yang karyanya sudah diterjemahkan kedalam bahasa asing dan namanya sudah diakui oleh dunia. Bahkan hingga kini karyanya masih di gemari dan di baca oleh banyak orang. Berikut diantaranya

Andrea Hirata

Siapa yang mungkin tak kenal dengan si Laskar Pelangi ? Kepopuleran yang diciptakan oleh tangan dinginya ini mampu dikenal oleh dunia. Pria dengan nama asli Air Aqil Barraq Badruddin Seman Said Harun ini berhasil dengan caranya membawa mimpi anak-anak desa hingga ke mancanegara. Andrea Hirata sendiri telah berkiprah di dunia sastra di skala internasional dan aktif juga di berbagai festival buka dan juga sebagai pengajar sastra luar negri. Karyanya yang berjudul Rainbow Troops atau Laskar Pelangi sudah diterjemahkan ke dalam 34 bahasa asing dan juga sudah diterbitkan di 13o negara. Selanjutnya untuk buku keduanya Der Traumer atau yang kita kenal sebagai Sang Pemimpi juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa asing. Berkat kontribusi karyanya ini di kesusastraan internasional, dirinya sendiri mendapatkan gelar kehormatan yaitu clausa yang Didapatkan di salah satu universitas bergengsi inggris yaitu Warwick University. Sealin itu juga, Ia juga menjadi juara di Buchaward 2013 tidak tanggung-tanggung meraih juara pertama untuk novelnya yang berjudul Die Regenbogen Truppe terbitan Hanser Berlin. Dan juga Ia meraih juara pada New York Book Festival 2013 dengan kategori fiksi umum untuk novelnya berjudul The Rainbow Troops yang juga berhasil memenangkan juara pertama di acara bergengsi tersebut.

Pramoedya Ananta Toer

Untuk yang satu ini pasti anda sudah tidak asing dengan namanya Pramoedya Ananta Toer
Ia adalah seorang pengarang paling produktif di dalam sejarah kesusastraan indonesia.
Pada selama masa hidupnya penulis dengan nama asli Pramoedya Ananta Mastoer sudah menghasilkan lebih dari 50 karya. Dan karya-karyanya tersebut sudah berhasil diterjemahkan ke lebih dari 41 bahasa asing.Sastrawan yang meninggal pada 30 April 2006 ini juga dikenal sebagai salah satu seorang penulis pada situs sbobet88 yang brilian dan juga berani terhadap karya yang sudah Diciptakan. Karena keberaniannya ini juga yang mengakibatkan sempat merasakan jeruji besi selama kurang lebih 3 tahun pada saat masa kolonial di saat masa orde lama. Tak hanya itu rezim orde baru pun juga pernah menahannya selama 14 tahun tanpa adanya proses pengadilan. Ketenaran namanya sampai ke mancanegara, kontribusinya dalam dunia sastra sangat luar biasa dan juga diakui oleh dunia internasional. Bahkan ia mendapatkan penghargaan Ramon Magsaysay Award,UNESCO Madanjeer, Wertheim Award, Doctor of Humane Letter, Singh Prize dan masih banyak yang lainnya.

Chairil Anwar

Jika bicara tentang kesusastraan indonesia pastinya juga tak akan lengkap jika tidak menyebutkan nama Chairil Anwar. Karya fenomenalnya dengan judul AKU masih diperdengarkan hingga kini dan masih dibaca oleh banyak orang. Puisi yang telah diciptakan telah dianggap sebagai tonggak sastra di tahun 45an. Selaras juga dengan kondisi indonesia pada saat itu yang masih di cengkram oleh kolonial, dari puisi-puisinya tersebut ia menyatakan pemberontakan dan juga penindasan. Kemampuannya dalam memilih kata membuat setiap karya laki-laki yang lahir tahun 1922 ini sangat mengena di hati para pembacanya. Tak hanya itu bahkan hingga kini karya-karyanya tak lekang oleh waktu.

Selain AKU, puisi-puisinya yang juga sangat familiar yaitu diantaranya Antara Karawang dan Bekasi. Puisi yang diciptakan tak hanya terkenal di indonesia saja tetapi juga sudah dikenal oleh dunia. Puisi tersebut diterjemahkan ke berbagai bahasa asing seperti halnya inggris, Belanda, Rusia dan juga bahasa Latin. Selain itu juga pria yang dijuluki dengan julukan Binatang Jalang ini mengeluarkan sejumlah buku diantaranya seperti Derai-Derai Cemara,The Complete Poetry and juga Prose of Chairil Anwar. Meskipun ia telah tiada karyanya masih abadi hingga kini.

Taufiq Ismail

Taufiq Ismail sendiri adalah seorang penyiar radio dan juga salah seorang satrwan indonesia. Bahasanya yang puitis dan juga sangat menyentuh hati membuat karya-karaya sajaknya kerap dinyanyikan grup musik Bimbo. Pria yang lahir di Bukit Tinggi, Sumatera Barat 25 Juni 1935 dianggap sebagai salah satu pionir sastrawan di era 66an. Sejumlah karyanya yang terkenal Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia, Tirani dan Benteng dan juga Puisi Langit mampu membuat siapapun yang membaca nya merinding. Sejumlah karya-karyanya juga pernah diterjemahkan kedalam bahasa Rusia dan juga bahasa Inggris. Jasa Nya cukup besar dalam dunia kesusastraan indonesia tak hanya mendapatkan apresiasi dari tanah air tetapi juga sudah diapresiasi oleh dunia internasional. Dirinya bahkan pernah mendapatkan beberapa penghargaan seperti Cultural Visit Award yang diberikan oleh Pemerintahan Australia pada 1977 dan juga S.E.A Write Award pada tahun 1994.

Ahmad Tohari

Nma Ahmad Tohari pertama kali dikenal dengan luas setelah dirinya menulis novel berjudul Roggeng Dukuh Paruh. Di Dalam novel tersebut sosok srintil yang begitu fenomenal bahkan hingga sejumlah negara tertarik untuk mengangkat kisahnya dengan bahasa mereka. Novelnya ini telah diterjemahkan ke bahasa Tionghoa, Bahasa Inggris, Bahasa Belanda dan juga bahasa Jerman. Pada tahun 1995 dirinya menerima penghargaan dari SEA Write Award dan juga Sastra ASEAN. Tidak hanya di situ pada tahun 2007 ia juga menerima penghargaan dari Rancage. Selain Ronggeng Dukuh Paruh karyanya yang berjudul Kubah, Orang-orang proyek dan Bekisar merah juga mendapatkan banyak apresiasi.

Eka Kurniawan

Namanya mungkin masih terbilang cukup baru dalam dunia sastra indonesia. Namun untuk kiprahnya telah melanglang buana bahkan hingga ke internasional. Berbagai karya sastra yang diciptakan seperti O, Lelaki Harimau, Cantik itu luka dan lainya menjadi perbincangan bagi dunia. Pria yang juga dijuluki sebagai Pramoedya Ananta Toer junior ini juga mampu untuk menggiring para pembacanya menyelami sebuah pemikiran schizophrenia dengan sangat bagus. Hal ini juga menjadi hal yang berhasil memikat pecinta sastra tanah air dan dan mancanegara. Bukunya juga dengan judul Man Tiger Lelaki Harimau juga masuk di ke dalam sebuah nominasi penghargaan sastra di inggris yaitu The Man Booker Prize 2016.

Itulah beberapa nama sastrawan asal indonesia yang namanya sudah sangat terkenal tidak hanya di tanah air akan tetapi di seluruh dunia. Karya-karya yang telah diciptakan tidak akan lekang oleh waktu dan zaman akan selalu ada tempat di hati para pembacanya. Terima Kasih.

Categories
Seni Sastra

Telisik Contoh Karya Sastra Kerajaaan Islam Masa Silam

Bagi kalian yang gemar mempelajari adanya dunia sejarah, maka kalian akan mengetahui bahwasannya di Indonesia ini memiliki banyak sekali kerajaan Islamnya. Terhitung sudah kerajaan ini hadir dari wilayah barat sampai pada wilayah timur. Dimana, pada kerajaan Islam yang berada di Barat paling terkenal ialah Kerajaan Pasai – Aceh yang kemudian pada bagian Timur terkenalnya dengan Kerajaan Ternate – Tidore.  

Dari adanya kerajaan Islam ini, sudah meninggalkan banyak sekali yang namanya Masjid, Bangunan Tua, serta tidak luput adanya beberapa karya seni contohnya sastra sampai saat ini masih melekat di kehidupan kalian sendiri.  

Pada peradaban Islam sendiri, paling terkenal dan mudah sekali kalian temui mengenai peninggalan sejarah dalam bentuk Arsitekturnya yang ada di bangunan Masjid, lalu adanya beberapa seni Pahat, seni lukis, sampai pada karya sastra yang tidak boleh kalian lupakan dan sebisa mungkin kalian pelajari.  

Kebetulan sekali pada artikel ini, kita akan membahas langsung mengenai adanya Karya Sastra Peninggalan Kerajaan Islam yang ada di Indonesia ini. Namun, sebelum masuk kedalam Inti pembahasannya. Lagi-lagi mimin mau kasih tahu ke kalian, agar lebih nyambung lagi maka kalian bisa cek artikel sebelum ini ya guys. Perbanyak ilmu di awal jauh lebih baik bukan ?…  

Kenangan Karya Sastra dari Zaman Kerajaan Islam  

Karya sastra ini sebenarnya sudah kalian ketahui saat kalian masih duduk di bangku sekolah dan juga sampai pada beberapa kegiatan kalian memungkinkan berdekatan dengan karya sastra ini. Kalau begitu, langsung saja ya guys Check Poin karya sastra yang ada pada Kerajaan Islam di Indonesia ini.  

1.1 Sastra Hikayat  

Mengenai sedikit pengertiannya, Hikayat sendiri menjadi salah satu bentukan dari prosa yang sudah berisikan langsung mengenai sebuah kisah, cerita , sejarah dari parah tokoh sampai dongeng. Dimana, memang akan menceritakan langsung mengenai adanya kehebatan dan juga kepahlawanan orang terdahulu dan juga bisa saja bercerita langsung mengenai sebuah keajaiban maupun kesaktian pada masa lampau.  

Hikayat sendiri banyak di pengaruhi oleh budaya Timur yakni Arab, Persia, serta negara India. Karyanya sendiri sudah berisikan mengenai keislaman untuk melakukan adanya dakwah ke masyarakat luas. Selain itu, disi dari hikayat ini bisa untuk mengajak kaum muslim menambahkan lagi kuatnya iman pada diri sendiri.  

Ciri yang bisa kalian ketahui dari adnaya Hikayat ini ialah : ceritanya bisa mengenai adanya tokoh pahlawan yang memang sudah berjuang langsung pada sebuah kedaulatan dari sebuah daerah yang ada. Setidaknya, ada beberapa contoh Hikayat yang bisa kalian ketahui. Semisal : 

~ Hikayat : Kerajaan Pasai  

Yang dimana hikayat ini sudah memiliki umur yang Tua, sekitaran 14 Masehi. Isinya, mengenai Merah Silu yang memiliki mimpi bertemu langsung dengan Nabi Muhammad. Dan di mimpinya tersebut, dirinya melakukan Syahadat dan kemudian menjadi seorang sulatn Pasai yang pertama dengan gelar yang di ketahuinya ialah Malik-Al Saleh.  

~ Hikayat : si Miskin  

Si Miskin atau terkenalnya dengan Hikayat Marakarma. Ceritanya sendiri langsung mengenai adanya Manakarma yang dulunya sudah lahir dengan keluarga yang Miskin. Namun, karena memiliki akhlak yang baik dari sinilah Manakarma bisa menjadi seorang Raja. Intinya dari Hikayat ini ialah, memberikan pesan Moral bagi diri kalian yang membaca kisah tersebut.  

1.2 Sastra Syair  

Mengenai Syair itu sendiri ialah salah satu media dalam penyebaran Islam, yang dimana didalamnya sendiri memiliki banyak sekali pengaruh. Selain daripada itu, tak hanya Nusantara saja namun, dalam wujud keseluruhan dunia pun Syair ini dapat menjadi sebuah Wasilah Dakwah bagi para Ulama Islamnya.  

Sedikitnya, di Indonesia sendiri juga memiliki adanya beberapa Syair yang memang sudah menjadi peninggalan pada masa Kerajaan Islam silam.  

~ Syair : Perahu  

Untuk syair ini menjadi syair yang terkenal dengan pencipta dari syairnya sendiri ialah seorang ulama bernama Hamzah Fansuri. Ulama ini sendiri tinggal di daerah Aceh saat masa pemerintahan dari Sulthan Alaiddin Riayat Syah Sayidil Mukamil silam. Mengenai isi dari Syairnya sendiri, sudah berisikan langsung pada banyaknya pengetahuan yang langsung mengenai adanya sebuah Adab maupun Akhlak.  

~ Syair : mengenai Perang Banjarmasin  

Syair ini sudah ada sejak abad ke 16M, yang dimana akan mengajarkan pada inti pokok ajaran dari Agama Islam. Akan tetapi, kalian nantinya akan menemui di beberapa bait pada Syair ini yang mengacu pada perdukungan ke negara Belanda atau negara Penjajah silam. Hal ini bisa kalian temui pada pembukaan dari syairnya yang langsung memberikan sebuah pujian ke pada Pemerintahan Belanda. Selain itu, di bait-bait selanjutnya muncul juga keterangan bahwa Pangeran Hidayatullah di mata Masyarakat sudah menjadi seorang Pahlawan Perjuangan. Walau sudah ada sejak abad ke 16, namun karya ini masih Anoname lho guys.  

1.3 Sastra Suluk  

Sudah tahu mengenai Suluk ini ?… dimana, Suluk sendiri menjadi karya sastra yang ada di Islam mengenai Tasawuf. Yang sudah pastinya berisikan langsung pada ke-Esaan dan juga keberadaan dari Allah SWT. Salah satu pelaku utamanya itu ialah Sunan Bonang, yang dimana Beliau kerap kali melakukan penggubahan sastra dan gubahan untuk pertama kalinya yang dilakukan oleh Beliau ialah mengenai Lembaran Daun Lontar.  

Pada karya sastra Suluk ini sendiri memiliki sebuah ciri Khas yang memang murni membahas langsung mengenai Tasawuf. Karya dari Sunan Bonang yang masih terkenal sampai saat ini dan pernah dinyanyikan oleh Opick ialah tembang dari Tombo Ati atau Obat Hati. 

1.4 Sastra Kitab  

Yang selanjutnya ialah Kitab. Dimana, karya ini menjadi salah satu karya satra yang sudah sangat terkenal sekali di kalangan masyarakat Islam. Dimana, Kitab memang menjadi peninggalan Kerajaan Islam yang snagat populer dan juga banyak jenisnya.  

Misalnya saja seperti Kitab : Manik Maya ( penulis Raden Mas Ngabei Ronggo – 1740 ), Sasanu Sunu ( penulis Raden Tumenggung Sastranegara – 1798 ), Nitisastra ( Anoname – abad ke 15M ).  

1.5 Sastra Babad  

Kurang lebih sama seperti Hikayat menceritakan adanya sebuah sejarah. Akan tetapi memiliki perbedaan yang di dalamnya sudah tercampurkan langsung dengan adanya penambahan Mitos dan juga diisi langsung oleh kepercayaan mistis Masyarakat yang ada.  

Sastra Babad yang cukup familiar di masyarakat ialah : 

~ Satra Babad : Tanah Jawi  

Ini menjadi karaya sastra yang cukup populer, dan sudah ada sejak tahun 1788 dengan penulisnya Carik Braja oleh perintah langsung Sunan Paku Buwono ke lll. Mengenai isinya si, langsung tertuju kepada sebuah silsilah raja pada zaman Mataram Hindu sampai apda Mataram Islam.  

~ Sastra Babad : Gianti  

Sastra ini sudah ada sejak tahun 1803 yang dimana, pada babad ini membahas mengenai adanya keadaan politik yang sudah terjadi di Pulau Jawa dari tahun 1741 sampai 1757 Masehi silam.  

Kesimpulannya si, sebisa mungkin kalian harus bisa melestarikan adanya karya sastra dari peninggalan Kerajaan Islam ini ya guys. Sedikitnya artikel ini , semoga bisa membantu menambahkan wawasan bagi kalian selaku para pembacanya yha.  

Categories
Seni Sastra

Sekilas Pemahaman Dari Sastra Lama

Sebelum kalian sampai pada artikel ini, mimin sarankan untuk kalian masuk ke artikel sebelumnya. Dimana, pada artikel sebelumnya sudah menjabarkan mengenai apa itu seni sastra yang terdiri dari berbagai macam jenis seni sastranya sampai pada unsur dari seni sastra itu sendiri. Nah, dari pembahasan ini muncullah seni sastra lama dengan seni sastra baru atau modern. Yang dimana keduanya memiliki perbedaan yang jelas dari pengertian hingga pada unsur yang ada di dalamnya.

Untuk saat ini, mimin akan menjelaskan setidaknya mengenai sastra lama terlebih dahulu. Mulai dari pengertiannya, ciri-ciri dari sastra lama itu sendiri, sampai pada contoh dari sastra lama yang mudah untuk kalian pahami seketika itu juga.

Jika nantinya sudah memahami apa itu sastra lama, bagaimana ciri-cirinya, sampai pada contoh dari sastra lama itu sendiri seperti apa ? maka akan lebih lengkap kita membahas mengenai Sastra selanjutnya yakni Baru atau Modern. Yang sebenarnya masih memiliki persamaan dari segi pengertiannya sedikit, hanya saja ciri serta contoh dari sastra baru atau Modern ini pastinya akan berbeda dari yang lama. Pasalnya jika tidak memiliki perbedaan untuk apa harus di bagi menjadi beberapa pengelompokkan yang nyata.

Kalau gitu, yuk langsung saja di simak lebih lengkapnya pada artikel yang ada di bawah ini. Check on the list ya guys.

Apa Sebenarnya Itu Sastra Lama ?

Ini memnjadi salh satu pembahasan utama yang harus kalian ketahui terlebih dahulu. Dimana, karya sastra lama ini ialah sastra yang memang memiliki bentuk lisan atau adanya sastra Melayu yang memang sudah tercipta dari suatu ucapan yang ada. Sastra lama beradadi Indonesia ini sendiri waktunya itu bersamaan dengan adanya masuk agama Islam yakni sekitar abad ke 13. Untuk kalian yang ingin mengetahui, bahwasannya peninggalan sastra lama itu sendiri bisa kalian lihat dari adanya 2 bait Syair yang terdapat di batu Nisan seorang muslim yang berada di wilayah Minye Tujuh, daerah Aceh.

Ciri Apa Saja Yang Harus Di Ketahui Dari Sastra Lama ?

Dari adanya sebuah sastra, pasti tidak akan jauh dari beberapa ciri untuk kalian memudahkan mengetahui sastra lama itu sendiri. Misalnya saja seperti :

~ Terdapatnya Anonim yakni tidak di beritahukan pasal nama dari pengarangnya.

~ Biasanya terikat oleh kehidupan istana kerajaan. Dalam artian lainnya Istanasentris.

~ Memiliki sebuah tema yang memang bersifat Fantastis.

~ Terdapatnya sebuah karangan yang bentuknya itu Tradisional.

~ Adanya sebuah proses perkembangan yang statis.

~ Di dukung dengan adanya pemakaian bahasa yang Klise.

Dari hal ini pun menimbulkan beberapa contoh yang ada di dalam sastra lama itu sendiri, seperti halnya :

# Contoh : Fabel

Contoh pertama ini langsung diambil dari adanya bahasa Belanda yang memiliki arti dari cerita yang memang menggabarkan langsung mengenai hewan yang menjadi salah satu dari tokoh utamanya itu. Nah, untuk di Indonesia sendiri Fabel ini pernah dikemas dalam bentuk cerita yang berjusul “ Cerita Si Kancil “ dan beberapa cerita lainnya. Banyak sudah para sastrawan sampai pada penulis dunia yang ikut adil dalam pemanfaatan bentuk Fabel di dalam sebuah akrangannya tersebut. Untuk tokoh pengarang terkenal pada contoh ini yakni Michael de La Fontaine, yang berasal ari Perancis. Adapun penyair Sufi Fariduddin Attar dari wilayah Persia yang memang langsung menuliskan adanya sebuah karya yang memang sudah termahsurkan yaitu , Musyawarah Burung yang langsung dikemas dalam bentuk Fabel.

# Contoh : Sage

Selanjutnya ada Sage. Sekilas sage ini adalah sebuah Dongeng yang langsung menceritakan mengenai kepahlawanan, adanya keperkasaan, lalu adanya kesaktian dari raja-raja, para pangeran, atau tokokh tertentu lainnya yang ada pada cerita tersebut.

# Contoh : Mantra

Yang biasa kita dengar adalah aji-ajian, namun pada sastra ini menjadi susunan kata yang berunsurkan puisi yang memang dianggap mengandung adanya kekuatan yang gaib. Mantra ini sering untuk di gunakan oleh dukun yang memang ingin menandingi adanya kekuatan gaib. Dalam sastra masuknya adalah ( Jampi, Serapah, Tawar, Sembur, Puja, Cuca, Seru, dan juga Tangkal ). Mantra ini genrenya Lisan dan sudah dikenal oleh masyrakat melayu.

# Contoh : Gurindam

Ini menjadi salah satu bentuk dari adanya puisi melayu lama. Terdiri langsung atas 2 bait, dimana di tiap baitnya ini akan terdiri dari 2 baris kalimat dengan memiliki sebuah irama akhir yang memanglah sama, yang nantinya menjadi sebuah kesatuan utuh. Pada baris pertama ini berisikan Soal, masalah atau perjanjian. Di baris kedua berisikan jawabannya, akibat dari masalah tersebut atau sebuah perjanjian yang ada di baris pertama.

# Contoh : Pantun

Ini menjadi salah satu puisi lama yang memang sudah di kenal luas di berbagai bahasa Nusantara. Misalnya pada bahasa Jawa maka terkenalnya dengan Parikan, untuk bahasa Sunda dikenalnya Paparikan, dan di Batak sudah terkenal dengan Umpasa yang dalam pembacaan jadi Uppasa. Umumnya pantun ini akan terdiri dari 4 larik atau baris yang memang di tuliskan, dengan sajak yang ada dari pola ABAB, lalu AAAA, dan tidak boleh di pergunakannya AABB dan ABBA.dulunya untuk pantun ini terkenal dengan Lisan, akan tetapi saat ini banyak di jumpai dengan tulisan.

Selain daripada itu, pantun juga langsung terdiri dari 2 bagian yakni Sampiran dengan Isi. Untuk sampiran sendiri terdiri atas 2 baris pertama yang biasanya berkaitan dengan alam dan tidak memiliki maksud dari bagian kedua yang akan menyampaikan maksud untuk mengantarkan rima ataupun sajak. Untuk 2 baris terakhir itulah yang akan di sebut dengan Isi.

# Contoh : Syair

Dimana ini menjadi salah satu jenis pusi lama juga yang asalnya dari Persia lalu di bawa masuklah ke Nusantara bersamaan dengan kedatangannya Islam. Untuk syair sendiri berasalkan dari bahasa Arab yakni Syu’ur yang artinya itu perasaan. Dari kata inilah yang kemudian berkembang menjadi Syi’ru atau puisi pada pengertian umumnya. Syair ini sendiri masuk kedalam kesusatraan Melayu yang langsung merujuk pada pengertian dari Puisi secara umum. Namun didalam perkembangannya, sair sedikit mengalami sebuah perubahan serta adanya sebuah modifikasi menjadi khas Melayu dan juga tidak lagi mengacu kepada tradisi dari sastra syair dari Negara Arab. Utnuk penyair ini sendiri memiliki peran besar dalam pembentukan syair yang khas dari Melayu yakni Hamzah Fansuri dengan berbagai macam karyanya itu.

Sedikit yang harus kalian ketahui mengenai sastra Baru yakni, ini menjadi sebuah sastra yang memang telah di pengaruhi oleh adnaya sebuah karya sastra asing sehingga tidak memiliki lagi yang namanya keaslian itu.

Itulah setidaknya mengenai sastra lama yang harus kalian ketahui, sampai jumpa di Nex artikel mengenai sastra baru atau modern yang harus juga kalian ketahui keberadaannya tersebut ya guys.

Categories
Seni Sastra

Pahami Jenis-Jenis Seni Sastra Yang Ada

Sebagian ada yang sudah paham ada juga yang belum paham dengan Seni Sastra ini sendiri. Dimana, Seni Sastra ini menjadi sebuah seni yang memang menjadikan adanya bahasa sebagai media yang bisa diartikan sebagai cabang seni yang didalmnya ini berisikan segala bentuk baik secara Lisan maupun dalam bentuk tulisan juga. Didalamnya sendiri terdapat sebuah unsur keindahan, lalu imajinatif dari sebuah hasil karya seseorang yang memang memiliki sebuah hasil yang memang bisa dinikmati nantinya. Dalam seni sastra ini juga kita pasti akan diperkenlakn dengan berbagai macam unsur seni sastra dan memiliki beberapa jenis pengelompokan dari seni sastra itu sendiri.

Untuk di awalan kalian pasti mengetahui adanya Sastra Seni ini sebagai bentuk cerita saja. Namun dari adanya sebuah perkembangan Seni Sastra ini berkembang dengan baik kedalam pengelompokkan yang ada. Dan dari sini pun mengenai pengertian Seni Sastra itu sendiri diambil dari sebuah pengelompokkan itu sendiri.

Bagi kalian yang memang ingin mengetahui mengenai jenis Seni Sastra ini sendiri, maka kalian bisa langsung lihat selengkapnya melalui artikel yang satu ini.

JENIS SASTRA DALAM 3 BENTUK YANG ADA

# Jenis Prosa

Dimana ini menjadi seuah bentuk seni yang memang bisa untuk kalian uraikan dengan menggunakan sebuah bahasa yang bebas serta lebih cenderung tidak ada keterikatan antara Iraa, Diksi, Kemerduan dari bunyi ataupun menyangkut dari sebuah pedoman yang ada. Prosa ini memang lebih menyangkut pada fakta ataupun ide seperti telah di khususkan untuk surat kabar, lalu sebuah amajalah, novel, Ensiklopedia, dan berbagai macam surat-surat yang ada di Seni Sastra ini sendiri.

Untuk Prosa sendiri masih terbagi lagi dalam beberapa jenis yang ada yakni : Naratif, Deskiptif, Eksposisi serta adanya Argumentasi. Jika melihat bentukannya akan terbagi menadi 2 yakni Roman dengan Novel.

# Jenis Puisi

Selanjutnya adalah Puisi, yang dimana ini menjadi sebuah karya Sastra yang nantinya bisa untuk di uraikan dengan menggunakan sebuah diksi ataupun kata-kata pilihan yang memang langsung dicirikan dengan adanya sebuah pembahasan yang memang padat namun memiliki keindahan tersendiri. Contohnya saja bisa Puisi dalam bentuk sajak yang ada, lalu bisa juga berupa pantun dan adanya juga seperti Balada

Dalam puisi ini sendiri juga di bagi langsung ke dalam beberapa unsur sepert :

~ Unsur Instrinsknya :

  • Terdapat Diksi : sebuah kata yang langsung dipilih oleh adanya seorang penyair di dalam menciptakan sebuah puisi. Kata ini sudah pasti mengungkapkan adanya sebuah keindahan dan juga perasaan.
  • Adanya Imaji : upaya dari adanya penyair yang dimaksudkan untuk membangkitkan adanya daya imajinasi atau khayal mengenai peristiwa yang sedang dialami langsung olehnya para si penyair sampai nanti si pembaca akan merasa sedih untuk bisa merasakan pesan tersebut.
  • Terdapat Majas : yakni adanya sebuah pengungkapan paa bahasa yang langsung dipilih dari adanya penyair yang ingin memperjelakan sebuah maksud dari adanya gambaran ataupun kiasan , lalu membuat sebuah kesegaran sampai pada menimbulkan adanya.
  • Memiliki Rima : yang dimana ni berarti persamaan pada bunyi di dalam puisis yang memiliki tujuan langsung dalam memperjelas adanya sebuah maksud yang langsung menimbulkan sebuah keputusan yang memanglah nayata.
  • Ditutup Dengan Irama : yang berarti adanya pergantian baik naik atau turun, lalu ada panjang pendeknya dari pengucapan bahasa pada puisi yang memang dilakukan secara teratur.

~Unsur Ekstrinstiknya :

Bisa langsung diambil contoh sebagai berikut  = adanya pendidikan pengarang, lalu terdapat sejarah dari si pengarang, agama yang dimiliki oleh pengarang sampai padalatar belakang dari si pengarang. Didalamnya diisi lagi dengan Teknik Membacanya beserta Syarat dalam membaca puisinya.

  • Tekni Membaca = dimana harus adaya sebuah ucapan dan juga gerakan Wajar yang tidak harus kalian uat-buat serta ditambahi langsung dari pengucapan yang diharuskan jelas mengenai konotasinya.
  • Syarat dalam membaca puisi = disini kalian bisa dnegan cara memahami dari isi puisinya, lalu juga artikulasi dan intonasinya yang memanglah tepat. Mengerti dalam pemberian jeda pada tekanan perkata yang sangat penting dampai harus paham mengenai mengeja kata-kata dengan jelas dan tentu saja disertai adanya mimic yang sangat sesuai dengan apa yang nantinya kalian sampaikan.

# Jenis Drama

Jangan salah guys, disini Drama masuk kedalam sebuah seni sastra. Drama sendiri aalah sebuah sastra yang memang di lakukan dengan adanya bantuan penggunaan dari bahasa yang terbilang bebas dan juga panjang. Disini disajikannya dengan menggunakan sebuah dialog ataupun monolog ( perorangan ). Untuk drama sendiri memiliki 2 pengertian yang cukup berbeda seperti halnya Drama dalam bentuk Naskah dan juga yang langsung nantinya untuk di pentaskan.

Macam-Macam dari Drama yang ada :

  • Terbentuk Komedi = yakni sebuah cerita yang memang didalamnya langsung mengandung adanya humor atau candaan yang langsung menghibur bagi penikmatnya.
  • Terbentuknya Tragedi = untuk yang satu ini mengandung sebuah kesusahan yang memang dialami oleh beberapa tokoh yang ada di dalamnya.
  • Bentuk Tragedi Komedi = yang dimana ini menjadi sebuah cerita yang memang langsung mengandung sebuah kesusahan yang intinya akan di baluti dengan kelucuan yang silih berganti ada di dalam cerita tersebut.
  • Bentukan Opera atau Musical = kurang lebih ini menjadi drama yang langsung diiringi oleh sebuah music sebagai salahs atu pelengkap dari adanya pementasan dari seni itu snediri.

Melihat isi dari seni sastra ini ada 4 jenisnya :

  • Jenis Epik : untuk jenis yang satu ini masuk kedalam sebuah karangan yang memang sudah melukiskan sesuatu secara objektif yang memang tanpa adanya mengikuti pikiran dan juga perasaan pribadi dari si pengarang.
  • Jenis Lirik : untuk jenis karangan ini memang langsung berisikan pada curhatan perasaan dari si pengarang secara subjektif.
  • Jenis Didaktif : ini menjadi sebuah karya sastra yang memang memiliki sebuah isi yang memang sudah berisi pada pesan Moral, tata karma , agama serta beragai hal yang lainnya.
  • Jenis Dramatik : ini menjadi sebuah karya sastra yang memang memiliki sebuah isi yang langsung melukiskan adaya sebuah kejadian dengan memiliki gambaran yang memang berlebihan.

Melihat dari adanya sebuah sejarah, untuk seni sastra ini sendiri sudah terbagi langsung dari adanya Sastra Lama dengan Sstra Modern. Yang jelas dong di keduanya ini pasti memiliki perbedaan yang bisa langsung terbukti dari beberapa isinya tersebut.

Nah, kurang lebihnya itu tadi yang bisa mimin jelaskan mengenai Kesenian Sastra ini yang bisa kalian lihat berdasarkan dari isi si seni sastra yang langsung terbagi menjadi 3 pengelompokkan utama yang dimana bisa kalian kenali langsung jenisnya itu ada Prosa, Puisi sampai kepada Drama yang didalamnya juga masih terbagi atas beberapa unsur yang nyata guys.