Categories
Seni Sastra

Berbagai Fakta Unik Tentang Buku & Karya Sastra

Semuanya pasti tahu, membaca sebuah buku mempunyai banyak sekali manfaat. Membaca buku menjadi sebuah kegiatan yang bisa membuat kita nantinya mendapatkan berbagai pengetahuan yang baru. Sebuah penelitian yang juga telah dilakukan di Kingston University di London, Inggris membuktikan jika nantinya seseorang gemar membaca buku, maka akan membuat seseorang tersebut dapat mempunyai sebuah perilaku yang baik.

Berbagai Fakta Unik Tentang Buku & Karya Sastra

Dari penelitian tersebut juga ditemukan jika orang yang suka membaca buku nantinya akan mempunyai sebuah rasa empati yang cukup besar dari pada mereka yang lebih suka menonton televisi. Selain sebuah kebiasaan dalam membaca buku, pilihan buku yang yang nantinya akan di baca juga bisa menunjukkan sebuah sikap yang berbeda-beda.

Contohnya, orang yang gemar membaca sebuah buku fiksi akan punya sebuah perilaku sosial yang nantinya bisa lebih positif, sedangkan untuk mereka yang suka membaca novel mempunyai sebuah sikap atau mempunyai sebuah rasa empati yang lebih tinggi. Selain itu, ternyata buku juga punya banyak fakta unik lainnya. Dalam artikel kali ini akan dibahas beberapa fakta tentang buku dan juga karya sastra.

Karya sastra pertama

Ditemukannya sebuah puisi yang diduga sebagai sebuah karya sastra paling awal yang pernah diciptakan. Puisi ini berjudul Epic of Gilgamesh” dan menjadi puisi pertama yang berasal dari zaman Mesopotamia kuno. Karena pada saat itu belum adanya buku ataupun juga kertas, puisi tersebut ditulis pada 12 buah batu yang berbentuk seperti halnya tablet. Saat ini karya sastra pertama yang diciptakan tersebut sudah bisa dibaca secara online.

Buku terbitan pertama

Buku pertama kali telah diterbitkan yaitu pada tahun 1453 dan buku tersebut pertama kali diterbitkan yaitu pada tahun 1453 dan buku tersebut adalah Alkitab Gutenberg. Buku ini dicetak sendiri oleh sang penemu mesin cetak bernama Johannes Gensfleisch zur Laden zum Gutenberg. Karena sudah berhasil mencetak sebuah buku untuk pertama kalinya, keberhasilan pak Gutenberg ini menjadi sebuah titik awal pencetakan buku yang ada di dunia.

Ada berapa banyak buku?

Setiap tahunnya, ternyata diperkirakan ada sekitar 7555.755 buku baru yang telah berhasil dicetak dan pada pertengahan tahun 2017, kira-kira lebih dari 130 juta buku cetak di dunia ini.

Buku terbesar yang pernah ada

Ukuran buku umumnya sangat beragam, mulai dari yang berukuran kecil hingga buku yang berukuran besar. Ternyata di Mandalay, Myanmar sendiri tepatnya di Burma di Pagoda Kuthodaw menyimpan berbagai buku terbesar yang pernah ada di dunia.

Tapi buku terbesar yang ada di Pagoda Kuthodaw ini tidak terbuat dari sebuah kertas, melainkan dari tablet yang terbuat dari sebuah batu marmer. Di tempat ini diketahui terdapat koleksi buku yang terdiri dari 729 batu marmer yang berisi kan teks atau tulisan yang ditulis menggunakan tinta emas dan kemudian dihiasi dengan berbagai batu berharga seperti halnya berlian dan ruby.

Buku kertas terbesar

Jika di Pagoda Kuthodaw terdapat sebuah buku yang terbuat dari sebuah lempengan batu marmer, maka di Dubai Uni Emirat Arab ada sebuah buku terbesar yang terbuat dengan menggunakan kertas. Buku ini berjudul “This the Prophet Muhamed” yang dibuat oleh sebuah Kelompok Internasional Mshahed dan juga merupakan sebuah buku yang diresmikan pada bulan Februari 2012.

Ukuran buku ini sendiri mencapai lebar lima meter dengan panjang yaitu lebih dari delapan meter dan terdiri dari 429 halaman. Dan buku ini juga ternyata sangat berat, karena mencapai lebih dari 1000 kilogram.

Buku paling tebal yang pernah diterbitkan

Sebagai orang yang gemar membaca buku, berapa umumnya buku yang paling tebal yang pernah anda baca? Ternyata Ada sebuah buku paling tebal yang pernah diterbitkan, dan buku tersebut juga disebut sebagai buku paling tebal karena terdiri dari 4.032 halaman!

Buku ini berjudul “The Complete Miss Marple” yaitu sebuah buku yang berisi 20 cerita pendek dan 12 novel misteri yang ditulis oleh seorang penulis novel misteri, Agatha Christie. The Complete Miss Marple bercerita tentang seorang wanita yang bernama Miss Marple yang berhasil menyelesaikan berbagai macam kasus kejahatan.

Bau buku tua bisa menentukan usianya

Buku sendiri terbuat dari kayu batang pohon dan dapat terjadinya sebuah reaksi kimia dari berbagai zat-zat yang terdapat di dalam kayu tersebut. Reaksi tersebut nantinya tidak hanya mengubah warna kertasnya saja, akan tetapi akan membuat munculnya sebuah bau buku lama yang khas. Bau khas dari buku tua tersebut nantinya bisa membantu peneliti untuk dapat mengukur berapa usia buku tersebut.

Bibliosmia

Jika melihat kalimat bibliosmia pastinya anda akan langsung teringat dengan istilah bibliofilia, bukan? Bibliomania sendiri adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah aroma khas buku yang sering kita cium. Beberapa orang bahkan merasa jika bibliomania adalah bagian penting dari sebuah pengalaman membaca buku fisik, yang nantinya tidak akan dapat ditemukan ketika membaca dalam e-book.

Penulis novel distopia yang sangat terkenal Fahrenheit 451, Ray Bradbury, bahkan pernah berkata bahwa, tidak ada masa depan untuk e-book karena ‘itu’ karna bukanlah buku; karena e-book berbau seperti bensin yang terbakar.” Sebuah survei yang juga pernah dilakukan pada tahun 2015 oleh For Reading Addicts di Inggris menyimpulkan jika hanya 10% responden yang lebih menyukai e-book dibandingkan buku biasa, sementara 71% responden bahkan tidak pernah menggunakan e-book pada seumur hidupnya.

Menurut sebuah penelitian, bau yang sering dikaitkan dengan buku-buku fisik disebabkan oleh penguraian dari sebuah senyawa kimiawi di dalam sebuah kertas. Oleh karena itu, buku baru dan buku juga buku lama memiliki bau yang berbeda dan juga sangat khas. Bagi sebagian orang, setiap buku memiliki baunya sendiri, yang menunjukkan keaslian dan juga ciri khas kertas atau percetakan tertentu.

Buku paling populer

Alkitab adalah sebuah buku terlaris sepanjang masa, meskipun jumlah pastinya hingga kini belum dapat terhitung. Namun, sebuah survei yang juga pernah diadakan oleh Bible Society mengatakan bahwa lebih dari 2,5 miliar kopi Alkitab sudah berhasil terjual di antara tahun 1815 dan 1975.

Tentunya, jumlah ini terus berlipat ganda sejak itu. Jumlah ini sangat fantastis, mengingat Alkitab sendiri dimana pertama kali diterbitkan yaitu tahun 1450-an. Bandingkan dengan seri Harry Potter yang pertama kali diterbitkan di tahun 1997, di mana pada Januari 2020 seri tersebut telah berhasil terjual lebih dari 500 juta kopi.

Alkitab mungkin dilarang di 52 negara, walau hal begitu tidak menghentikannya untuk menjadi salah satu buku paling populer sepanjang masa. Sedangkan untuk buku Harry Potter tetap menjadi salah satu novel yang paling dilarang di Amerika karena berkaitan dengan berbagai referensi sihir, mantra dan juga kutukan, yang tentunya bertentangan dengan berbagai kebijakan Gereja Katolik yang ada disana.

Demikian itulah beberapa fakta menarik tentang buku dan juga tentang karya sastra yang masih belum diketahui banyak orang. Buku sendiri di dalam kehidupan manusia adalah sumber ilmu pengetahuan yang sangat penting. Sehingga berbagai buku dan juga karya sastra mempunyai dampak bagi kehidupan manusia.